Hoby Baru 4 Eks Bintang Manchester United Sesudah Pensiun

Masih menjadi salah satu klub terbesar di dunia, meski tidak lolos Liga Champions musim depan. Unsur hal yang demikian membuat eks pemain Setan Merah tidak kesulitan mencari profesi baru usai menentukan pensiun sebagai pemain sepak bola.

4 Eks Bintang Manchester United Sesudah Pensiun

Edwin van Der Sar

Edwin van Der Sar semisal. Kiper asal Belanda itu telah menentukan pensiun pada 2011 bersmaa klub terakhirnya, United. Berakhir pensiun, Van Der Sar masih aktif di dunia sepak bola.

Sekarang, ia menjadi Direktur Olahraga Ajax Amsterdam. Di bawah kepemimpinannya, Ajax Amsterdam sukses menjadi juara Liga Belanda dan melangkah sampai ke babak semifinal Liga Champions musim 2018/19.

Selain Van Der Sar, ada Gary Neville yang sempat menjadi asisten pelatih Timnas Inggris dan pelatih Valencia. Sekarang, eks bek kanan MU itu berprofesi sebagai pundit di salah satu stasiun televisi Inggris.

Malah, Michael Carrick yang menentukan pensiun pada 2018 dengan mudahnya diangkat sebagai asisten pelatih Setan Merah, sebutan MU. Padahal, Carrick belum punya pengalaman menjadi seorang asisten pelatih.

Berbeda dengan mereka, ada tiga pemain Manchester United yang mempunyai profesi yang di luar dugaan. Siapa saja? Simak di halaman selanjutnya yang telah berhasil situs bola online resmi dan terpercaya indonesia.

Richard Eckersley

Richard Eckersley yakni bek MU pada 2007 sampai 2008. Ia sempat merasakan latihan bareng dengan para pemain top Setan Merah, termasuk Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo. Pria kelahiran Salford itu bangga pernah menjadi komponen MU.

Tetapi saat bermain di Amerika Serikat bersama Toronto FC pada tahun 2012, ia mulai kehilangan cita-cita bermain sepak bola. Kehidupan dan kultur yang berbeda di Inggris dan Amerika Serikat membuatnya memilih gantung sepatu pada 2016, saat masih berusia 27 tahun.

“Aku pergi ke Amerika Serikat dan melihat bagaimana hidup para pesepak bola. Mereka sangat berhati-hati menerapkan uang. Mereka tidak peduli dengan baju atau apa yang mereka kendarai. Sesudah itu merubah saya,” ucap Eckersley.

Sesudah menentukan pensiun, Eckersley dan istrinya, Nicola, membuka sebuah toko ramah lingkungan. Di toko hal yang demikian, ia mengharuskan para pelanggan membawa keranjang sendiri dan membeli bahan baku atau makanan tanpa kemasan.

Eckersley juga tidak ingin menonjolkan terhadap pelanggan bahwa ia yakni eks pesepak bola profesional. Ia tidak ingin orang-orang menganggap karier lamanya itu sebagai taktik mendongkrak usahanya saat ini.

“Eks seseorang bertanya masa lalu kami, istri saya akan mengatakan saya yakni eks guru. Kemudian, kami bertanya balik terhadap pelanggan supaya mereka lupa dengan pertanyaan terhadap saya,” ujarnya.

Fabien Barthez
Eks kiper Timnas Prancis, Fabien Barthez menentukan pensiun dari dunia sepak bola pada 2007. Ia tercatat telah memperkuat sebagian klub top Eropa, yakni AS Monaco, Marseille, sampai Manchester United.

Sesudah pensiun, Barthez tidak hanya berdiam diri saja. Ia menentukan untuk menjadi pembalap motor, setahun setelah gantung sepatu. Ia bergabung dengan tim SOFREV Auto Sport Promotion. untuk balapan GT Championship.

Pada 2010, Barthez naik podium pertama saat balapan di Dijon-Prenois. Itu yakni seri pertama yang dimenanginya. Dua tahun setelahnya, Barthez memenangkan kejuaraan pertamanya pada kancah FFSA di Circuito de Navarra di race kedua dan ketujuh di kejuaraan.

Phil Mulryne

Phil Mulryne yakni gelandang MU pada 1996-99. Pria asal Irlandia Utara ini pernah merasakan dilatih tangan dingin Sir Alex Ferguson. Mulryne yakni produk absah dari akademi Setan Merah.

Sesudah menentukan pensiun pada 2008, Mulryne lebih banyak menghabiskan waktunya dengan Aku. Pada 2017, pria yang kini berusia 40 tahun itu telah legal menjadi seorang pastor.

Sejumlah rekan satu tim dan seprofesinya mengaku terkejut saat mengetahui keputusan Mulryne untuk melepas kariernya di dunia olahraga dengan penghasilan sebesar 500 ribu poundsterling (sekitar 8.2 milyar rupiah) dengan menjadi pastor yang mempunyai tiga kaul yakni kemiskinan, kesucian dan kepatuhan.

“Aku terkejut demikian itu mendengar ia memperoleh panggilan ini,” kata pesepakbola Paul McVeigh

Tinggalkan Balasan